Powered By Blogger

Minggu, 29 September 2013

RINDU Mba Nadya qu

Sudah 3 tahun kita bersama. Dan berakhir dg kisah yg sangat menyedihkan ini..
Aku masih tidak tau kesalahan yg telah aq perbuat hingga kau menunggalkan ku...
Rindu kamu mba nadyabqu...
:'(

Kamar Arsitek..
14.10 wib.
29 September 2013

Kamis, 04 Agustus 2011

noveL qu :: MENGEJAR CINTA NADYA :: [chapter 1 : ApriL 2007. Sebuah Keputusan]





Chapter 1
April 2007. Sebuah Keputusan


Keputusan yang aku ambil kali ini benar-benar sangat berat. Aku harus rela mengorbankan perasaan dan impian ibu, ayah serta keluarga besar ku.

Suara tangisan memecahkan keheningan pagi itu. Untuk pertama kalinya aku mendengar tangisan ibu ku dan itu karna ulah ku.
“apa harus mengambil keputusan ini, bukankah masih bisa dilanjutkan lia ?” Tanya ibuku dengan isakan tangisnya.
“tidak bisa ibu. Ini keputusan ku. Dan keputusan ku sudah bulat. Aku harus keluar. Aku sudah tidak sanggup lagi.” Tutur ku dengan sangat tegar, tanpa ada keraguan, tanpa ada ketakutan untuk menjadi buruk dimata orang lain.

Pagi itu, april 2007. Aku mengambil keputusan yang akan berpengaruh besar dalam hidup ku kedepannya.
Namaku Erni Juliana Tanjung. Saat ini aku masih tercatat sebagai mahasiswi fakultas kedokteran disalah satu universitas negeri di kota ku -- paling tidak hingga 21 jam kedepan. Aku tercatat sebagai siswa terbaik disetiap sekolah yang pernah menjadi tempat ku menuntut ilmu. Aku selalu masuk kedalam 10 besar dari aku duduk di sekolah dasar hingga SMA. Tentu juga menjadi kebanggaan ayah dan ibu ku. Apalagi disaat aku dinyatakan lulus difakultas kedokteran tanpa mengikuti ujian SPMB, aku mengikuti program PBUD yang ditawarkan guru bimbingan konseling ku.
Satu hal yang harus diketahui. Mengikuti program PBUD bukan keinginan ku, orang tua ku diberi tau guru BK ku bahwa ada program Penerimaan Bibit Unggul Daerah, yang penyeleksian dengan melihat nilai Raport dari kelas 1. Dengan syarat nilai yang dieroleh harus terus meningkat setiap semesternya. Dan syarat itu terpenuhi oleh ku.


Aku teringat dengan pagi itu. 2 tahun yang lalu. Saat mendengar pengumuman yang disampaikan oleh guru ku ketika aku sedang mengikuti UAS di ruang ujian. Aku sedang mengerjakan soal matematika tentang integral saat itu. Tiba tiba guru ku masuk keruang ujian dan menyampaikan berita itu.
“maaf, ibu minta waktu kalian sebentar. ibu mau memberitaukan suatu kabar yang sangat menggembirakan sekaligus membanggakan.” ucap bu rosfi - guru BK ku. Kemudian dengan senyum yang mengembang, bu rosfi memberitaukan pengumuman itu. “selamat Julia. Kamu diterima di fakultas kedokteran. Setelah melewati seleksi ribuan siswa di provinsi ini. Hanya 30 orang siswa yang diterima. Dan salah satunya dari SMA kita. Sungguh Alhamdulillah, suatu keberkahan karena sekolah kita belum pernah mendapatkan ini sebelumnya. Dan kamu Julia sudah berhasil membanggakan sekolah kita.”
Ruang ujian langsung riuh. Teringat, sekolah ku bukanlah sekolah favorit di kota ku. Namun prestasi yang paling sering dicapai adalah sebagai sekolah yang memiliki Pendidikan Agama Islam terbaik se Provinsi.
Teman teman langsung mengucapkan selamat kepada ku. Dan yang aku lakukan hanya.
DIAM…
Tak satu pun kata yang mampu aku ucapkan. Aku tidak tau apakah ini kabar gembira untuk ku atau tidak. Aku membisu tanpa ekspresi.
Setelah bu rosfi keluar dari ruangan. Teman teman ku langsung kembali fokus dengan lembaran soal ujian yang ada dihadapan mereka. Namun aku begitu gelisah. Soal integral yang aku kerjakan tadi terasa begitu sulit. Aku mencoba memusatkan konsentrasi ku. Namun aku tetap tidak bisa. Mengerjakan soal integral itu seperti memecahkan kode rahasia da vinci, angka fibbonaci atau semacam tulisan anagram.
"Julia. Ini soal mudah. Yang kamu bisa menyelesaikannya hanya dalam waktu 3 menit didepan kelas tanpa melihat catatan sewaktu diminta mengerjakan soal serupa oleh pak miswar dulu.” Aku mencoba membangkitkan semangatku.


Pagi yang basah untuk bulan April. Dedaunan pohon mangga disamping ruang keluarga terlihat bergoyang karena tiupan angin dan tamparan air hujan. aku menyatakan keinginan ku yang telah aku rasakan hampir 2 tahun ini.
“rasanya aku sangat tersiksa ibu. Aku mohon sekali ini saja untuk mengikuti keinginan ku. Aku sudah capek untuk mencoba ibu. Aku ingin kuliah di jurusan yang aku inginkan. Untuk menjadi dokter bukanlah keinginan ku. Dari awal sebelum aku mengisi formulir PBUD itu aku sudah tidak ingin ibu. Aku mohon kali ini saja mengikuti keinginan ku. Aku sudah menjadi anak terbaik yang selalu membanggakan ibu. Dan sedikit pun tidak pernah aku membuat ibu kecewa. Aku minta sekali ini saja ibu.” Pintaku dengan memohon sambil ssujud didepan ibu ku.
Dengan isak tangis, akhirnya ibu memberikan restu itu. Karena aku sadar betul, tanpa restu dari ibu, jalan hidup ku tak akan pernah diberkahi Allah.

21 jam kemudian...
Pukul 9 pagi. Aku mengendarai motor vario pink ku, menyelusuri jalanan kota menuju kampus ku – yang dalam waktu kurang dari 2 jam lagi akan menjadi ‘mantan kampus ku’, dan mungkin akan menjadi hari terakhir ku menginjakkan kaki di gedung kampus yang paling tersohor di kotaku -- selain karena bangunannya yang megah dari pada kampus yang lain, kampus ini juga memiliki cerita aneh dan mistis saat pembangunannya.
Ditemani rintik hujan yang berusaha membasahi tubuh ku. Aku berlari menuju koridor kampus. Terasa gelap karena awan begitu kelabu. Berjalan menuju ruang dekanat, menaiki tangga yang terdapat disudut bangunan, bertepatan didepan laboratorium anatomi basah – tempat penyimpanan cadaver (mayat) untuk praktikum para calon dokter.
Ruang dekanat ada dilantai 3, berarti harus menaiki 44 anak tangga dengan 2 kali bordes, lumayan melelahkan.
Sedikit lagi lia. Ku memacu semangat.
Hari ini kampus terlihat sepi dari luar, ruang perkuliahan bersebrangan dengan ruang dekanat, berjarak sekitar 50 meter. cukup jauh untuk mendengarkan langkah kaki ku yang begitu terseok karna keletihan menaiki tangga.

Lantai 3. Akhirnya.


Kamis, 21 Juli 2011





"mencintai seseorang jangan berLebihan,,bisa saja suatu saat perasaan itu akan berubah menjadi sebuh kebencian.."
terLaLu sering aku mndengar ucapan ucapan itu.. terLaLu sering aku membaca kaLimat kaLimat itu....
tapi apakah kalian tau,, kecintaan yang mendaLam hanya akan dirasakan jika benar benar cinta...
jika suatu saat nanti berubah menjadi sebuah kebencian...maka sungguh sejak awaL cinta itu bukanLah "cinta yg sbenar'y".. cinta itu hanya kepaLsuan yang hanya dirasakan sesaat saja...
cinta sebenar'y tak akan berubah menjadi sebuah kebencian...
dan menurut ku,, kaLimat kaLimat yang seLaLu digunakan pepatah itu tidakLah benar..
hanya sebuah kebohongan yang berharap seseorang tidak memiLiki rasa cinta kasih yg sejati...
"cinta kasih yg sejati" bukan "cinta kasih yg abadi"...
karna "cinta kasih yg abadi".. hanya miLik ALLAH SWT yg mengusai hati dan pikiran kita...
namun "cinta kasih yg sejati" bisa kita tujukan kpd org yg kita cinta....

[juLiaNadya JuLiet.. white room.. 21 JuLi 2011.. 09.30 pm]

Jumat, 15 Juli 2011

:: kejujuran vs. kebohongan ::






.. mengapa kebanyakan orang lebih suka dibohongi dari pada kejujuran daLam haL cinta...???
....... dibohongi dengan jutaan kenikmatan cinta,, namun tetap saja itu adaLah sebuah kebohongan,, kebohongan berarti sebuah kepaLsuan,, dan jika suatu saat kebohongan ini terbongkar.. maka akan menyisakan air mata dan kepedihan yang sangat mendaLam.....
... jujur dengan semua perkataan waLau menyakitkan tetapi adaLah sebuah ungkapan kasih sayang yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun juga,, kejujuran akan diakhiri dengan senyuman dan kebahagiaan...
..
..namun mengapa kebanyakan dari kita Lebih memiLih untuk dibohongi dengan segaLa buaLan buaLan yg kenikmatannya akan dirasakan sesaat saja....
.... mengapa kebanyakan dari kita Lebih memiLih untuk dibohongi dan berbohong waLau tau haL itu akan menyakitkan..???
.. bukankah itu tidak adiL pada sebuah kejujuran yang notabene adaLah sebuah ketuLusan yang datang dari hati yang paLing daLam....!!!

::: kebohongan itu seperti boLa saLju.. semakin jauh digeLindingkan.. ia akan menjadi semakin besar.. [martin Luther] ::

....[juLiaNadya JuLiet.. 15 JuLi 2011.. white room.. 10.47 pm]

Selasa, 21 Juni 2011

:: Aku mencintaimu daLam senyap.. :: (True Story)

[Hutan Kota Thamrin Pekanbaru. SeLasa. 21 Juni 2011. 16.55.]




sore disudut kota yang tenang tiada keributan,, aku duduk bersila diatas rerumputan hutan kota,,sambiL memegang sebatang pensiL bewarna hijau yg bertuLiskan nama ku di atasnya,,tangan kiriku mengatur posisi buku sketsa ku..aku mecoba menarik garis perLahan,,membentuk sebuah Lingkaran bibir dg senyuman,,ku Lanjutkan meLukiskan mata dan hidungnya,,sesaat ku memejamkan mata untuk mengingat ngingat raut wajah yang indah itu..

"Hai.."

aku tersentak dari ketenangannku,,raut wajah yang ku pikirkan tadi berubah jadi sketsa buram....
-ck aaaashhhh- aku megeluh,,seseorang didepan ku membuyarkan konsentrasi ku dengan suara bernada berat yang mengagetkan ku..
aku tidak membalas sapaannya..

"sedang memikirkan apa.??" tanya seseorang itu lagi dengan melemparkan senyuman kearah ku..

aku diam sebentar,,mengatur emosi karena telah diganggu sesosok ini..
ya,, sesosok ini yang sekarang berdiri tepat dihadapanku.. seorang pria jangkung yang mengenakan kemeja biru berlengan panjang namun lengannya digulung hingga siku,,celana jeans hitam dengan stelan sepatu hitam..

pria itu masih menunggu jawabanku..

"mencari inspirasi",jawabku singkat,dan membalas senyumannya..

kemudian pria itu melirik kertas yang ada dipangkuanku..
sepertinya dia sudah bisa menebak,,aku sedang membuat sebuah sketsa,,
"siapa wanita yang kamu lukis itu.?"

aku terdiam dan melihat kearah coretan ku tadi..

"ibumu.?" tanya pria itu,, dan sekarang sedikit ingin tau menurut ku..

"hmmm,,bukan..dia teman ku.?" jawab ku cepat..
rasanya aku ingin beranjak pergi saja sekarang.. aku merasa terganggu... sangat terganggu lebih tepatnya..

dan lagi lagi,, sepertinya pria ini mengetahui gerak gerikku..mungkin dia tau aku merasa tidak nyaman berbicara dengan orang yg sama sekali tidak aku kenal,,dan terlebih lagi aku bahkan tidak mengetahui namanya..

"Ary" dia mengucapkan namanya dan kemudian mengulurkan tagannya pada ku..

"Lya." jawab ku singkat.. dan saat ini aku benar benar ingin pergi..

"boleh gabung disini, aku rasa aku tidak begitu mengganggu. aku hanya senang melihat seseorang bisa menggambar tanpa ada objek seperti kamu. tidak banyak yang bisa seperti itu." dia berusaha membuat suasana lebih nyaman, kemudian duduk mengambil posisi di sebelah kiri ku.. "lanjutkan saja melukisnya, aku ingin Lihat".

"aku tidak bisa konsentrasi, jika ada yang memperhatikan aku seperti ini. dan hmmmm,,terlalu dekat," aku menunjuk kearahnya. ary hanya berjarak 30 senti disampingku.

dia memperhatikan arah tunjukan jari ku.. "ohh,,sorry..oke aku akan sedikit menjauh" dia mengatur posisinya agak menjauh dari ku.. dan kini tepat didepanku mungkin hanya sekitar satu meter. "silahkan dilanjutkan,,aku ingin lihat hasilnya". ary membiarkan ku sesaat dengan aktivitas ku..

aku kembali memejamkan mataku,,mencoba mencerakhan kembali sketsa buram yang rusak karena kejadian tadi..
aku tidak tau apa yang dipikirkan pria ini ketika melihatku seperti ini..

aku membuka mataku setiap aku yakin dengan apa yang akan aku garis yang aku sketsa..

beberapa saat keadaan hening,, hanya suara ujung pensil yang beradu dengan kertas hasil goresan dan suara hentakan tanganku ketika menghapus kesalahan yang aku lakukan..

"selesai,,tapi hanya wajahnya saja." ucapku, dan kemudian memberikan sentuhan,,memberi shading dengan
ujung jari ku..

kemudian ary mendekati ku,,aku menyerahkan sketsa ku padanya..
dia meperhatikan dalam..
dan kemudian bertanya,, ya aku tau ,,pasti dia akan bertanya..
"siapa wanita ini..??" ia bertanya,, mungkin sedikit heran dengan hasil sketsaku..

wanita sipit,,yang tidak mengenakan jilbab sepertiku.. pasti sangat jauh berbeda,, dan sudah pasti akan menjadi pertanyaan untukknya..

"dia teman ku,, sahabat ku,, kakak ku,, ibu ku dan kekasih ku.." jawabku lurus pasti tanpa ragu..

ary terkaget dengan jawabanku.. "teman,,sahabat,,kakak,,ibu dan kekasih..?? maksudnya..??"

hahh,,pria ini terlalu banyak bicara dan terlalu banyak bertanya..

"wanita itu yang ada dihati ku.. dia bisa menjadi teman dan sahabat untukku,, ketika aku ingin mengadu dia bisa menjadi kakak untukku, ketika aku ingin menangis dia bisa menjadi ibu yang menenangkan ku..dan dia kekasih hati ku.."

ary mengernyitkan keningnya,bertambah bingung dengan jawabanku..
"sangat berartikah dia untuk mu..?? mengapa begitu dalam..??"

"sangat amat sangat berarti untukku.. sangat dalam.. aku menyayanginya dan jangan tanyakan alasannya,, aku belum menemukan jawabannya.."

ary memberikan sketsa itu kembali pada ku...
kemudian menarik nafas panjang dan melepaskannya dengan desahan pelan...
dia bertanya dan terus bertanya dengan awal yang sama "mengapa.??"

aku menceritakan semua yang ingin dia ketahui,,sejak kapan aku mengenal wanita itu,,sudah pernah bertemu kah dan yang paling parah yang dia tanya kan padaku..--"kamu normal kan..??"--
--oh GOD, salahkan jika menyayangi seorang wanita..?? menyayangi seorang ibu bukan kah juga menyayangi seorang wanita.??-- gumam ku dalam hati..

"aku pernah mendengar cerita Love Story,,Romeo and Juliet,, Love at the first sigh,,dan itu hanya sebuah cerita.. aku tidak tau bahwa ada cerita seperti ini. dan ini nyata. dan aku mendengarnya langsung dari kamu.."
"mungkin ini yang disebut dengan persahabatan dan kasih sayang yang tidak mengenal status,,tidak mengenal jarak yang jauh,,dan walaupun tidak pernah bertemu,, tetap saling menyayangi.."
"dan dia ataupun kamu,, adalah orang yang beruntung bisa memiliki sahabat yang sangat menyayangi..dan menghargai.."
terlihat dari matanya, ary masih agak bingung dan sedikit tidak percaya dengan cerita ku..
dan kembali meneruskan ucapannya...
"semoga persahabatan kalian tidak akan pernah berakhir..aku berdo'a untuk itu.."

aku tersenyum.. "terimakasih". ucapku..

"baiklah,,aku pergi dulu.. kamu sering kesini..??"

"biasanya setiap selasa.." jawabku..

"oke,, mudah mudahan selasa depan kita bisa bertemu.. dan tetap dengan sketsa kan..?" katanya padaku sambil tertawa kecil...

"oke,,iya tentu dengan sketsa.."jawabku..

ary berlalu pergi. aku masih duduk bersila diatas rerumputan ini,,tidak terasa,,siar matahari yang tadinya menerobos masuk melalui celah dedaunan,, kini meredup hilang..
kulirik arloji ku... pukul 6.15..
aku bangkit dari duduk ku dan kemudian memandang disekelilingku..
hanya ada kekosongan,,suara gesekan dedaunan,,wangian bunga melati dan kenanga yang menyejukkan,,dan gemericikan aliran air dari anak sungai ku dengar,, dan sayup sayup angin yang membelai kerudungku..

aku pejamkan mataku sesaat,, menikmati keindahan ini..
dan terlintas di benakku..

-- AKU ADALAH SESEORANG YANG BERUNTUNG,,MENEMUKAN TEMAN,,SAHABAT DAN KAKAK SEPERTI DIA..-- gumam ku dalam hati sembari melepaskan senyuman... :')

[kamar putih. 21 Juni 2011. 21.45 wib]

..

Minggu, 05 Juni 2011

:: Aku Rindu pada MU ::



terhitung sejak awaL 2008 aq meninggaLkannya..
aq baru menyadari akan hampanya jiwa qu maLam ini...
berarti terhitung 3 tahun aq tidak ikut pengajian Lagi,,aq tidak ikut Liqo' atau haLaqoh Lagi,,aq tidak ikut muhasabah Lg,,tidak ikut ESQ Lagi,,tidak ikut rihLah bersama para sahabat yg seLaLu mengingat MU...

aq rindu pada MU ya ALLAH...
aq maLu dg diri ku saat ini...
aq maLu pada MU ya ALLah......
padahal ENGKAU tak pernah meninggaLkan qu..
padahal ENGKAU meLekat erat meLebihi pembuLuh nadi qu..
namun seakan aq meninggaLkannya bagai tidak meLakukan dosa..

aq rindu berkencan dengan MU dipertiga maLam seperti duLu Lagi...
aq rindu menyampaikan disetiap do'a dan kata kata pujian untuk MU Lagi...
aq rindu memberi hukuman pada diri qu sendiri jika aq meLakukan kesaLahan yg teLah aq perbuat...
aq rindu ya ALLAH..
aq rindu.... T_T

Jiwa qu bagaikan Ladang gersang yang tak pernah tersentuh setetes air pun...
KaLbu qu bagai tenggorokan yang tercekat tanpa meneguk segeLas airpun di tengah padang pasir...
AstaghfiruLLah… begitu gersangnya jiwa qu...

aq bahkan iri dengan tanah yang basah pagi ini,,,
aq iri dengan dedauanan yang nampak segar karena tetes demi tetes air hujan membasahi mereka dengan sabar...
Bahagianya jadi mereka,,,
sejuk..tentram..dan damai..

[renungan maLam hari.kamar putih.5 Juni 2011.12.45am]

Sabtu, 07 Mei 2011

:: True Love a.k.a Cinta Sejati :: (which is in my mind ^^)


Ku jaLani hidup mengarungi samudera...
Mengayuh dayung menjaLankan bahtera...
Mencari penawar rasa dihati..
Mencari makna cinta sejati...

Kini ku tau makna cinta..
Cinta bukanLah sekedar rasa..
Cinta bukanLah sekedar tutur kata..
Dan cinta bukan sekedar pengorbanan raga...

Jika cinta sekedar rasa,,
pasti hati akan tersiksa...
Jika cinta sekedar ucapan,,
manusia pasti daLam kebinasaan...
Jika cinta sekedar pengorbanan,,
tiada jiwa ini merasa aman..

Cinta sejati adaLah perasaan..
Terungkap dengan ucapan...
Tertuang daLam pengorbanan...

:: Dengan penuh cinta :: JuLiana JuLiet ::